Guruku, Sahabatku…

Guru… tentu saja ketika mendengar kata tersebut, di pikiran kita seolah muncul sosok berkacamata sembari memegang rotan bambu dan memegang buku pelajaran. Ya! kita pasti membayangkan bahwa sosok seorang guru tentunya tidak bersahabat, apalagi waktu ulangan (tidak bisa nyontek!).

Padahal sebenarnya sosok seorang guru jauh daripada itu. Bagi saya, guru merupakan seorang yang penuh wibawa dan memiliki tanggung jawab besar. Mereka dengan rela mendidik para generasi muda yang jumlahnya tentu tidak sedikit! Apalagi kalau nakal-nakal (kayak saya😀 ) pasti makin pusing.

Adakalanya mereka berusaha untuk tetap tersenyum kepada murid-muridnya, walapun sebenarnya mereka memiliki serentetan persoalan yang sulit untuk dihadapi. Sebut saja masalah ekonomi. Bukan hal baru kan bahwa gaji guru di Indonesia sangat kecil, tidak sebanding dengan waktu dan tenaga yang mereka kerahkan untuk mendidik tiap generasi muda bangsa ini. Memang mereka menyandang gelar “Pahlawan tanpa tanda jasa” tetapi apakah arti dari gelar tersebut jika jasa-jasa mereka tidak diperhitungkan?

Memang nasib para guru di negeri ini sungguh ironis. Walaupun hidup dengan kondisi serba pas-passan, mereka tak pernah lelah untuk terus mengajar setiap insan muda bangsa ini, mereka juga tak pernah bosan untuk senantiasa memberikan bekal bagi masa depan kita.

Saya pun berusaha untuk dapat menjalin persahabatan dengan mereka, memang pada awalnya bukan hal yang mudah untuk dapat memahami hati setiap guru saya, namun pada akhirnya saya dapat membina hubungan yang lebih dari sekedar hubungan “guru dengan muridnya”.

Dari sinilah saya semakin memahami berbagai macam kriteria guru yang dapat dikatakan “unik”. Mereka memiliki kepribadian dan ciri khas masing-masing. Dari yang pemarah sampai yang pemalas juga ada, hehehe… ada pula yang tempramennya suka berubah-ubah, kadang datang baiknya, kadang datang juga marah-marahnya. Memang guru terkadang “aneh” sulit untuk dipahami.

Saya juga menganggap guru sebagai orang tua saya, disaat ada masalah di sekolah tidak jarang saya berbagi cerita dengan mereka, dengan nasihat serta solusi yang mereka berikan masalah-masalah tersebut dapat saya selesesaikan.

Saya sangat bersyukur karena masih memiliki guru-guru seperti ini, yang senantiasa membimbing dan mengarahkan saya untuk terus maju menggapai cita-cita serta harapan saya. Kiranya suatu saat nanti saya dapat membalas jasa-jasa mereka dan dapat membuktikan bahwa ilmu yang selama ini mereka berikan pada saya tidak sia-sia.

Terima kasih guruku…

Satu Tanggapan

  1. io tawwwa krishna…
    terharu saiaaaa…
    btw,,, cb bede ko bwt artikel “kepala sekolahku, sahabatkuuu”…
    kskh tw k klo ko sdh bkin mi na…
    gyahahahaha…

    hueeeeek (mode muntah ON)!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: